Thursday, 7 May 2015

OBAT DARAH TINGGI (HYPERTENSI) ALAMI

OBAT DARAH TINGGI (HYPERTENSI)
SECARA ALAMI

TANDA-TANDA / KELUHAN DARAH TINGGI (HYPERTENSI) :

  1. Kepala terus pusing dan merasa berat
  2. Leher bagian belakang terasa kaku, pegel dan pusing
  3. Susah tidur
  4. Emosional (mudah marah dan uring-uringan)
  5. Rasa seperti semutan
  6. Jantung sering berdebar
  7. Mata dan raut muka menjadi merah
  8. Kalau diastole di atas 100 nafas sesak, perut terasa mual

Gambar Daun Alpukat


Pada dasarnya darah tinggi terjadi adanya penyempitan pembuluh darah, sehingga tugas jantung di dalam memompa dan menyedot (menghisap) terlalu berat. Hal ini di tandai dengan adanya pengerasan pada leher bagian belakang terasa kaku, pundak pegel dan kepala pusing. Makin berat jantung memompa, maka aliran darah ke seluruh tubuh semakin tidak lancar termasuk suplai ke otak.

Jantung memompa diukur dengan satuan ukur yang disebut SISTOLE. Jantung menyedot (menghisap) dengan ukuran DISTOLE dengan satuan MHG (Mili Hidrad Gilum).

Contoh seseorang ditensi menunjukkan :
140/90 ini berarti Systole 140/MHG,  Diastole 90/MHG.

Adapun ukuran normal tensi darah adalah :
  1. Dewasa                                                         : 120/80
  2. Tua                                                                 : 140/90
  3. Batas Maksimal bagi laki-laki                    : 200/100
  4. Batas Maksimal bagi Wanita                     : 180/100

Apabila seseorang mengalami tensi di atas maximal, harus dirawat secara intensif, dengan rawat inap. Sebab kalau terlambat akan mengalami stroke (kelumpuhan, bibir merot dan susah berbicara), bahkan lebih parah lagi mengalami pendarahan pada otak. Penderita akan tidak sadar (koma), kalau Distolenya diatas 100/MHG, misalnya 170/110, seseorang tersebut harus hati-hati. Sebab Diastole 110 artinya jantung membesar dengan tanda rasa sesak nafas, selalu akan marah, badan terasa lemah dan sempoyongan (selalu mau jatuh). Dalam kondisi seperti ini, apabila masih berkendaraan atau berjalan jarak jauh sangat berbahaya, dapat jatuh dan langsung mengalami kelumpuhan, sukar sekali penyembuhannya dan memerlukan biaya sangat tinggi.

PENYEBAB UTAMA ( PRIMA CAUSA):
  1. TRIGLESERIDA
Trigleserida adalah lemak yang bersarang dalam pembuluh nadi atau arteria dan di dalam pembuluh balik (Vena). Ukuran normal Trigleserida adalah 172. Kalau Trigleserida ini mencapai 240 berarti lemak yang menggumpal tersebut sudah menyumbat pembuluh darah, dengan keadaan itu jantung memompa dan menyedot darah berat sekali yang menyebabkan seseorang terserang Darah Tinggi (Hypertensi)

  1. MAKANAN/MINUMAN
Ada kalimat Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati, hal ini perlu dilakukan oleh kita terutama yang menderita darah tinggi (Hypertensi) diantaranya :
a.    Tidak merokok dan minum kopi
b.    Tidak memakan daging kambing / mengandung zat pemanas yang tinggi
c.    Tidak memakan buah-buahan yang mengandung alkohol seperti: Durian, Nanas, Klengkeng, nangka dan sejenisnya.
d.    Mengurangi maknan yang terasa asin, misalnya : ikan asin, telur asin, pindang, bandeng, sayuran asin ( dari asinan sawi).
e.    Mengurangi makanan yang berkolesterol tinggi.


RAMUAN BAHAN ALAMINYA :
  1. Daun Sirih                                                                : 10 lembar
  2. Daun Alpokat yang tua dan mudanya sedang     : 10 lembar
  3. Bawang Putih                                                          : 3 siung
  4. Puyang (merupakan umbi batang)                        : sebesar ibu jari
  5. Air                                                                              : 5 gelas (1 ¼ liter)
  6. Gula batu semanisnya atau                                     : ¼ ons


CARA MERAMUNYA:
  1. Bahan 3 dan 4 digepuk/ditumbuk sampai pecah.
  2. Bahan nomor 1 s/d 6 direbus sampai airnya tinggal 3 gelas.
  3. Diminum malam menjelang tidur satu gelas dan pagi sebelum makan satu gelas.
  4. Ampasnya di buang, dan setiap sore membuat ramuan yang baru.
  5. Ulangi Pemakaian ramuan tersebut sampai tensi turun

PENGOBATAN SELAIN DIATAS :
  1. Kita cari daun alpukat sebanyak 21 lembar direbus dengan air 9 gelas dan sisakan 3 gelas lalu minum untuk pagi, siang dan sore.
  2. Kalau makan nasi lauknya pakai mentimun dan daun seledri yang sudah diiris-iris dan dicampur dengan bumbu urab, bisa juga mentimun yang di rebus. Pengobatan ini sekitar satu minggu Insya Alloh tensinya turun.


SEMOGA LEKAS SEMBUH AMIN : http://obatme.blogspot.com
Facebook : Muhlisin Sip




No comments:

Post a Comment